Polsek Nunukan Amankan 14 Tenaga Kerja Ilegal
Nunukan (swarahamindonesianews)
Aparat Polsek Nunukan berhasil mengamankan 14 orang tenaga kerja yang bermaksud masuk ke Tawau Malaysia secara ilegal, pada Jum'at (07/10/2022) pekan lalu di Kawasan Jl.Tien Soeharto, Nunukan Timur, Kab.Nunukan, Kaltara.
Ke 14 calon tenaga kerja yang diamankan itu terdiri dari 2 anak laki-laki, 1 anak perempuan, 5 perempuan dewasa, dan 6 laki-laki dewasa dan berasal dari Sulsel dan Nusa Tenggara Timur (NTT), masing-masing 5 orang dari Bulukumba, 3 orang dari Jeneponto, Pinrang 1 orang, Sinjai 1 orang, Kupang 3 orang, dan Lembata 1 orang.
2 orang diduga kuat menjadi dalang dibalik kedatangan 14 orang calon tenaga kerja yang akan diselundupkan masuk ke Tawau lewat "jalan tikus" di Kawasan Sebatik. Ke 2 orang tersebut adalah lelaki FI dan MI.
FI sendiri sudah diamankan dan ditahan di Polsek Nunukan, sementara MI masih buron dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). MI sendiri diperkirakan masih berada di Sulsel berkeliaran mencari calon-calon tenaga kerja yang bersedia di selundupkan ke Malaysia.
Sementara ke 14 calon tenaga tenaga kerja yang diamankan, sementara dititip di rumah ramah Balai Penempatan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Nunukan, untuk selanjutnya akan dikembalikan ke daerahnya masing-masing setelah Perkara Pidana para calo clear.
Adapun keterlibatan kedua lelaki yang diduga sebagai calo penyalur ke 14 calon tenaga kerja tersebut, menurut pengakuan FI, ia bergerak atas arahan dan perintah IM dari Sulsel. Atas pengakuan itulah sehingga IM saat ini diduga kuat sebagai otak dari rencana penyelundupan 14 calon tenaga kerja tersebut ke Tawau.(Shami/myi)
Posting Komentar untuk "Polsek Nunukan Amankan 14 Tenaga Kerja Ilegal"